27 Febuari
Awal dimana kita masih beranjak dewasa dan belum mengerti apa itu pertemuan
dan apa itu perpisahan, awal dimana kita saling mengerti dan saling ingin tahu satu
dengan yang lainya, hingga akhirnya dimana hari yang bisa menyatukan kita pun tiba,
(27 maret) hari seorang lelaki yang dapat mengutarakan perasaan nya terhadap wanita
yang dia cintai. perasaan yang sama juga bisa dirasakan oleh seorang wanitia, dia
juga memiliki perasaan yang sama dalam halnya perasaan yang di rasakan oleh seorang
lelaki.
canda, suka, tawa, duka, lara, semuanya mereka jalani seperti pada sebuah cerita dongeng
, seperti dua insan yang mungkin
akan menjadi satu suatu hari nanti, dua manusia yang bisa menerima kekurangan dan kelebihan
satu dengan yang lainya. dua manusia yang bisa saling melengkapi dari sisi buruk ataupun
dari sisi baik nya. dua manusia yang mungkin bisa menjadi raja atau ratu pada sebuah kerajaan
impian.
hubungan kedua manusia yang saling mencintai tidak selalu penuh dengan kebahagian, tangis
sedih, luka sering mereka alami, namun perasaan dan kasih yang mungkin do takdirkan oleh tuhan bisa
membuat mereka selalu bersama.
Namun dimna semua impian yang mungkin sudah mereka impikan akhirnya hilang.
perpisahan membuat semua butir dan suara angin seakan tidak bisa di dengar bersama
mereka berpisah demi sebuah impian lain. satu atau dua kalimat janji yang mungkin bisa
membuat seakan bersama, hanya biasan kata yang mereka ucapkan hanya sebagai cermin adanya dusta
dia antara mereka. teriakan kalimat sumpah yang lantang hanya menjadi tembok besar yang
menghalangi kebohongan semata.
waktu memang tidak bisa mengerti tentang perasaan mereka waktu juga tidak mengerti tentang
pentingnya arti cinta bagi mereka. dua orang manusia yang saling mencintai akhirnya memilih
untuk pisah demi kebahagian masing masing yang mungkin tidak akan pernah mereka pikirkan waktu
pertama mereka jumpa.
hanya bekas goresan kenangan yang kini bisa dilihat dan dirasakan, mereka sudah tiada dan mungkin
tidak akan bisa menyatukan apa yang mereka impika selama ini.
tapi waktu tidak selama berkata buruk, waktu dapat membuktikan yang terbaik dan yang hanya sekedar baik.
Perjuangkan aoa yang seharusnya menjadi milik kita, namun relakan apa yang seharusnya tidak menjadi milik kita

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda